PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
NeuropsikologiNeurologi

apraksia okular

ocular apraxia

Ringkasan Singkat

Ketidakmampuan untuk mengarahkan gerakan mata secara sukarela menuju target visual tertentu.

Apraksia okular adalah gangguan neurologis di mana penderita kehilangan kemampuan untuk memulai gerakan mata sakadik (lompatan cepat mata) secara sengaja atau sukarela ke arah objek yang ingin dilihat. Meskipun otot-otot mata tidak lumpuh dan gerakan refleks mata masih berfungsi dengan baik, pasien sering kali harus memutar kepala mereka secara berlebihan untuk membantu mengarahkan pandangan mereka ke target.

Kondisi ini sering dikaitkan dengan kerusakan pada area otak tertentu seperti korteks parietal atau jalur yang menghubungkan area visual dengan pusat kontrol motorik mata di batang otak. Ini sering merupakan bagian dari sindrom yang lebih luas seperti Sindrom Balint. Dampaknya sangat besar pada aktivitas sehari-hari seperti membaca atau mengenali objek dalam ruang yang kompleks, karena mata tidak dapat "memindai" lingkungan secara efisien.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Cogan, D. G. (1952). A Type of Congenital Ocular Motor Apraxia. American Journal of Ophthalmology.
  • Kolb, B., & Whishaw, I. Q. (2015). Fundamentals of Human Neuropsychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback